Untitled

Setinta kata mengiris plano putih penuh cinta…
Seiring sepi menjelma dunia tanpa air mata…
Hanyalah sajak mengalir romantis di persinggahan malam…
Bersama kekasih terpaut hati suguhkan cerita di paruh kota…

Pelita menerangi cinta, detik merongrong menunggu fajar…
Belaian angin manjakan tulang-tulang membeku…
Jiwa yang lain mengumpat membaca bayangan kita …
Entah sembari beradu anotasi dari mulut mereka…

Cukup satu bintang menunggu langit malam membisikkan salam surga…
Aku sangat kentara mendengarnya pada jarum pendek saat itu…
Sedang bidadariku sibuk memerankan kisah mimpi bersama imajinasinya pergi…
Kemudian terbangun melukis senyum di bawah mentari pagi…

Semurni berlian tak sepadan keindahan miliknya…
Dikelilingi Sterna dalam pesona kirana langit biru…
Sesaat dunia akan membuka mata…
Sang pemberi cahaya dalam bayangan gulita membisu…

When the changing of winds…
And the way waters flow…
Even life as short as the falling of snow…
You’re always give me this great feeling, an everglow…
I swear to live for this feeling, this everglow.


RDN

Comments

Popular Posts